Bukan karna apa hati ini bersua
Mengoceh, mengomel, mengutuk
Bukan karna apa hati ini membeo, berkutuk-kutuk ia
Namun ini hanyalah hati manusia, sesabar apa, bukanlah tak kenal amarah
-dipta
ps: Sepanas apa hatimu, api itu hanya merubahmu. Tak lain, jadilah engkau seperti abu. Sabar tak kenal batas. Manusialah yang mengadakannya.
bukanlah seorang penuh luka yang tak selalu terluka. bukanlah amatir yang pandai menyerap tafsir yang tak pernah memaknai pelesir.
Senin, 25 Maret 2013
Minggu, 24 Februari 2013
Puisi Minggu Pagi
Secangkir kopi selalu tergenggam oleh jemari
Rasanya pun sama tiap hariEntah apa yang buatnya beda kali ini
Mungkin tak ada lagi ucapan selamat pagi
Jumat, 22 Februari 2013
Puisi Bahasa Inggris
IN TIME
The blue bird flying
It touched the skyIt saw everything
How lucky it is
On the other side
An ant sat on the slippery rock
it didn't did anything
it just looked the blue bird with a broken heart
"God, why you made me smaller?
Why You not make me strong like a tiger?
Why You not make me beautiful like roses?
Why You not make me like that blue bird so i can go everywhere?
"Please God! i'm just an ant!
i am too small to this earth
i'm just an ant
i really want to explore new places
I won't Stuck on here!"
May be God heard it complaints
So God changed it into a beautiful violet
That ant was full of happines
But suddenly the sky was dark
Many drops water were fallen
The strom came faster than before
Violet was scared
But it was too late
The strom destroyed everything
Every animals were save
Because they were using shelter
How the violet condition?
If only it had waited and thankful
May be it have been had a little happiness
If only
Poor Violet
it wanted everything
but all it got were nothing
Believe, that God will give you a pleasure
In time
-dipta
Minggu, 17 Februari 2013
ALAMI DAN (peng)ALAMAN
Udah malem juga, bingung mau nulis apa. Well, 2 minggu ini aku banyak bertemu alami. Karna alami banyak hal, hal-hal itulah yang menjadi cerita tentang apa yang gadis ini alami. Pacaran, putus, alami ya? Ditinggal papa out of town, semua pernah alami ya? Ditinggal mama untuk serentet out of town, ah biasa. Alami. Diluar sana papa nakal, Namanya juga cowok, alami kan... Mama sedih karna dinakalin. Alami, namanya juga perempuan, sakit hati makanan sehari-hari. Rumah teng jeledak ya alami.. Namanya juga sibuk sendiri-sendiri. Kepala puyeng-puyeng juga alami lho. Lha gimana nggak alami? Lha semua-semua dirasa dialami. Coba namanya bukan alami, pasti nggak puyeng. Namanya alami kok, ya harus ikhlas. wong ALAMI.
Coba namanya PENGALAMAN, nggak bakal puyeng ya to? Sudah ikhlas, belajar dewasa, belajar ini, belajar itu, belajar anu. Buanyak, wong namanya PENGALAMAN.
-dipta
Minggu, 10 Februari 2013
Puisi 3 Baris
Hati ini lebih kuat dari besi.
Meski dimakami beribu kali
Beribu itulah ia bangkit
-dipta
Meski dimakami beribu kali
Beribu itulah ia bangkit
-dipta
Minggu, 13 Januari 2013
Bagaimana Ia Terlihat (Dengan Mata dan Hati)
Sejernih air danau jauh dari sana sini
Belum dijamah sentuhan jahil
Riaknya tenang cenderung kecil
Angin saja yang buat permukaanya menari
Seperti itulah wanitaku, sedari dulu dihati
Eloknya terlihat bagai riak kecil tadi
Hatinya terbaca semurni air memperlihatkan bebatuannya
Ia enerjik layaknya koi yang lincah geraknya dari ujung hingga kemari
Sungguh kebaikannya mudah terbaca
Senatural mungkin gemulai lakunya
Namun jika semudah itu dibacanya ia
Bukankah mudah jua untuk dimengerti?
Jika semudah itu dibacanya ia
Bukankah tidak lagi menarik hati?
Astaghfirullah.. haladzim...
Astaghfirullah.. haladzim...
Lancang benar mulut tak berguna ini
Ampunkan nafsu yang tak terkendali
Kebaikan wanitaku adalah jantungnya
Kemurnian mengalir dari nadi hingga pembuluh darah
-dipta
Belum dijamah sentuhan jahil
Riaknya tenang cenderung kecil
Angin saja yang buat permukaanya menari
Seperti itulah wanitaku, sedari dulu dihati
Eloknya terlihat bagai riak kecil tadi
Hatinya terbaca semurni air memperlihatkan bebatuannya
Ia enerjik layaknya koi yang lincah geraknya dari ujung hingga kemari
Sungguh kebaikannya mudah terbaca
Senatural mungkin gemulai lakunya
Namun jika semudah itu dibacanya ia
Bukankah mudah jua untuk dimengerti?
Jika semudah itu dibacanya iaBukankah tidak lagi menarik hati?
Astaghfirullah.. haladzim...
Astaghfirullah.. haladzim...
Lancang benar mulut tak berguna ini
Ampunkan nafsu yang tak terkendali
Kebaikan wanitaku adalah jantungnya
Kemurnian mengalir dari nadi hingga pembuluh darah
-dipta
Langganan:
Postingan (Atom)