Rasaku bagai madu dalam di bibir
Bagai gula dalam kopi
Bagai susu dengan ice cream
Cintaku banyak rasa
Rasa masam
Gurih, pahit, manis, namun tak pernah tawar
Kamu adalah rasa dari cinta
Meskipun telah mencicipi semuanya
Meskipun pahit atau masam
Itulah kamu
Tetap berasa
-dipta
bukanlah seorang penuh luka yang tak selalu terluka. bukanlah amatir yang pandai menyerap tafsir yang tak pernah memaknai pelesir.
Jumat, 29 Juni 2012
Minggu, 24 Juni 2012
Kesah Burung Emprit
Sangkarku emas
Dengan biji-bijian terbaik se Nusantara
Airnya pun dari pegunungan tertinggi se Asia
Papannya terbuat dari pohon mahoni dari Kalimantan
Jika kau melihatku, atau aku berkaca
Tak ada yang menarik di diri ini
Hanya kumpulan bulu dengan warna macam-macam
Atau hanya kicau tanpa nada
Tapi seindah indah tempatmu
Semahal-mahal harga rumahmu
Selengkap-lengkap fasilitasmu
Kebebasan hanya satu
Terbang dengan bulu - bulu indahmu
Berkicau dengan suara tanpa nadamu
Dan biarkan dunia melihatmu
Bebas itu satu
Dan bagiku semua kemewahan ini
Hanya rantai karatdari besi
-Dipta
Dengan biji-bijian terbaik se Nusantara
Airnya pun dari pegunungan tertinggi se Asia
Papannya terbuat dari pohon mahoni dari Kalimantan
Jika kau melihatku, atau aku berkaca
Tak ada yang menarik di diri ini
Hanya kumpulan bulu dengan warna macam-macam
Atau hanya kicau tanpa nada
Tapi seindah indah tempatmu
Semahal-mahal harga rumahmu
Selengkap-lengkap fasilitasmu
Kebebasan hanya satu
Terbang dengan bulu - bulu indahmu
Berkicau dengan suara tanpa nadamu
Dan biarkan dunia melihatmu
Bebas itu satu
Dan bagiku semua kemewahan ini
Hanya rantai karatdari besi
-Dipta
Sabtu, 23 Juni 2012
Air dan Itik
Air di permukaan talas
Ia akan terpeleset jatuh
Kembali pada tempatnya
Atau hanya akan menjadi butir dipermukaan talas yang luas
Begitu pula itik
Ia tak kan menjadi itik jika mempunyai tanduk pada kakinya
Ia tak kan menjadi itik jika sayapnya membawanya jauh berkelana
Itik menggunakan selaput kakinya untuk bertualang, itulah caranya
Ada sinonim antar aku dan mereka
Caraku memperhatikanmu dalam jarak
Waktu menjadi pelenyapnya
Jika waktu pun tak berpihak
Maka aku hanya air dipermukaan talas
Yang akan jatuh tanpa dorongan
Meski aku berupaya bertahan
Bila itu bukan kehendak
Apa mau dikata
Aku hanya akan jatuh, bila terus menekan
Hanya berharap talas kan melenyapkan zat lilinya
Dan itik menjadi angsa
Yang dapat berkelana dengan sayap, atau selaputnya
by dipta
Ia akan terpeleset jatuh
Kembali pada tempatnya
Atau hanya akan menjadi butir dipermukaan talas yang luas
Begitu pula itik
Ia tak kan menjadi itik jika mempunyai tanduk pada kakinya
Ia tak kan menjadi itik jika sayapnya membawanya jauh berkelana
Itik menggunakan selaput kakinya untuk bertualang, itulah caranya
Ada sinonim antar aku dan mereka
Caraku memperhatikanmu dalam jarak
Waktu menjadi pelenyapnya
Jika waktu pun tak berpihak
Maka aku hanya air dipermukaan talas
Yang akan jatuh tanpa dorongan
Meski aku berupaya bertahan
Bila itu bukan kehendak
Apa mau dikata
Aku hanya akan jatuh, bila terus menekan
Hanya berharap talas kan melenyapkan zat lilinya
Dan itik menjadi angsa
Yang dapat berkelana dengan sayap, atau selaputnya
by dipta
Rabu, 20 Juni 2012
Mudah Untuk Berdamai
Ibu yang menimang anaknya
Dan bapak mencium keningnya
Ibu bapak guru yang bangga
Akan kesuksesan murid-muridnya
Sahabat yang menjadikan seseorang sempurna
Dan yang lain menyempurnakan
Ibu dan bapak yang tersenyum bahagia
Akur bersama buah hatinya
Kamu dan senyum mu walau hanya seulas
Kebahagiaan mu, kesuksesan mu, dan tawamu
Meski semua bukan karena atau untuk ku
Atau upayaku yang tak berhasil buat kau begitu
Tapi kau tersenyum, tenang dalam damaimu.
Kebahagiaan itu mudah, nampak sayur dengan garam
Dan bapak mencium keningnya
Ibu bapak guru yang bangga
Akan kesuksesan murid-muridnya
Sahabat yang menjadikan seseorang sempurna
Dan yang lain menyempurnakan
Ibu dan bapak yang tersenyum bahagia
Akur bersama buah hatinya
Kamu dan senyum mu walau hanya seulas
Kebahagiaan mu, kesuksesan mu, dan tawamu
Meski semua bukan karena atau untuk ku
Atau upayaku yang tak berhasil buat kau begitu
Tapi kau tersenyum, tenang dalam damaimu.
Kebahagiaan itu mudah, nampak sayur dengan garam
Remuk
Kususuri lengkungan sabit dibibir mu
Tulang pipimu
Senyuman dan tawa super mu
Tatapanmu ber-ruh
Tiap gerak mu kuamati
Satu luput pun tak
Tiap embus nafasmu
Tiap embus berderu
Tapi kemana arah tatap mu
Kutelusuri pula dengan garis hayal tipis
Jantungku bak lepas dari pembuluh dan nadi
Aku ciut tak bernyali
Saat ku lihat rupa cantik
Gemulainya buatku luluh lumpuh
Kecantikanya bak sutra halus
Aku menyingkir
Tak mungkin ku menjadi
Atau bahkan seperti
Yang kau cintai
-dipta
Tulang pipimu
Senyuman dan tawa super mu
Tatapanmu ber-ruh
Tiap gerak mu kuamati
Satu luput pun tak
Tiap embus nafasmu
Tiap embus berderu
Tapi kemana arah tatap mu
Kutelusuri pula dengan garis hayal tipis
Jantungku bak lepas dari pembuluh dan nadi
Aku ciut tak bernyali
Saat ku lihat rupa cantik
Gemulainya buatku luluh lumpuh
Kecantikanya bak sutra halus
Aku menyingkir
Tak mungkin ku menjadi
Atau bahkan seperti
Yang kau cintai
-dipta
Minggu, 17 Juni 2012
Cukup Lengkungan Manis di Bibirmu
kepedulianku
kekhawatiranku
rasaku
untukmu
hanya noda
hanya debu
-Dipta
kekhawatiranku
rasaku
untukmu
hanya noda
hanya debu
-Dipta
Langganan:
Postingan (Atom)